06 January 2009

Rajin Pangkal Pandai

Horeee... :)

Sudah 2 hari ini saya tidak telat masuk kantor. Mungkin karena anak sekolah di Jakarta sudah mulai masuk sekolah pukul 06.30 wib. Jalanan tidak terlalu macet...


Pada mulanya saya kurang setuju dengan penerapan jam sekolah pukul 06.30 karena terlalu pagi bagi siswa. (survey jam masuk sekolah di Jakarta) Bagaimana dengan siswa yang tempat tinggalnya di pinggiran kota jakarta sedangkan mereka bersekolah di jakarta, sepertinya mereka harus berangkat pukul 04.30 wib, otomatis sholat subuh mereka (bagi yang muslim) akan tergesa-gesa. Justru saya malah membayangkan tentang jam kerja karyawan yang dimundurkan menjadi pukul 10.00 wib sehingga tidak mengorbankan anak-anak sekolah. Bisa membuat efektifitas dan produktifitas kerja makin baik. Karyawan tidak bisa membuat alasan datang terlambat karena macet, tidak bisa beralasan pergi sarapan sebentar ( di tempat saya bekerja banyak yang datang tepat waktu tetapi setelah itu ijin keluar untuk sarapan), dll.

Tetapi sekarang, sepertinya kebijakan jam sekolah dimajukan menjadi alternatif yang baik...

01 January 2009

SELAMAT TAHUN BARU 2009

HARI TAHUN BARU

1 Januari Hari pertama tahun kalender.

TANGGAL TAHUN BARU

Kalender Romawi kuno menggunakan tanggal 1 Maret sebagai Hari Tahun Baru. Belakangan, orang Romawi Kuno menggunakan tanggal 1 Januari sebagai awal tahun yang baru. Pada Abad Pertengahan, kebanyakan negara-negara Eropa menggunakan tanggal 25 Maret, hari raya umat Kristen yang disebut Hari Kenaikan Tuhan, sebagai awal tahun yang baru. Hingga tahun 1600, kebanyakan negara-negara Barat telah menggunakan sistem penanggalan yang telah direvisi, yang disebut kalender Gregorian.

Kalender yang hingga kini digunakan itu menggunakan 1 Januari kembali sebagai Hari Tahun Baru. Inggris dan koloni-koloninya di Amerika Serikat ikut menggunakan sistem penanggalan tersebut pada tahun 1752. Kebanyakan orang memperingati tahun baru pada tanggal yang ditentukan oleh agama mereka. Tahun baru umat Yahudi, Rosh Hashanah, dirayakan pada bulan September atau awal Oktober. Umat Hindu merayakannya pada tanggal-tanggal tertentu. Umat Islam menggunakan sistem penanggalan yang terdiri dari 354 hari setiap tahunnya. Karena itu, tahun baru mereka jatuh pada tanggal yang berbeda-beda pada kalender Gregorian tiap tahunnya.

SEJARAH DAN CARA MERAYAKAN DI MASA LAMPAU

Kebanyakan orang di masa silam memulai tahun yang baru pada hari panen. Mereka melakukan kebiasaan-kebiasaan untuk meninggalkan masa lalu dan memurnikan dirinya untuk tahun yang baru. Orang Persia kuno mempersembahkan hadiah telur untuk Tahun Baru, sebagai lambang dari produktivitas. Orang Romawi kuno saling memberikan hadiah potongan dahan pohon suci. Belakangan, mereka saling memberikan kacang atau koin lapis emas dengan gambar Janus, dewa pintu dan semua permulaan. Bulan Januari mendapat nama dari dewa bermuka dua ini (satu muka menghadap ke depan dan yang satu lagi menghadap ke belakang). Orang-orang Romawi mempersembahkan hadiah kepada kaisar. Para kaisar lambat-laun mewajibkan hadiah-hadiah seperti itu. Para pendeta Keltik memberikan potongan dahan mistletoe, yang dianggap suci, kepada umat mereka. Orang-orang Keltik mengambil banyak kebiasaan tahun baru orang-orang Romawi, yang menduduki kepulauan Inggris pada tahun 43 Masehi.

Pada tahun 457 Masehi gereja Kristen melarang kebiasaan ini, bersama kebiasaan tahun baru lain yang dianggapnya merupakan kebiasaan kafir. Pada tahun 1200-an pemimpin-pemimpin Inggris mengikuti kebiasaan Romawi yang mewajibkan rakyat mereka memberikan hadiah tahun baru. Para suami di Inggris memberi uang kepada para istri mereka untuk membeli bros sederhana (pin). Kebiasaan ini hilang pada tahun 1800-an, namun istilah pin money, yang berarti sedikit uang jajan, tetap digunakan. Banyak orang-orang koloni di New England, Amerika, yang merayakan tahun baru dengan menembakkan senapan ke udara dan teriak, sementara yang lain mengikuti perayaan di gereja atau pesta terbuka.

Disadur dari :

http://jakarta.usembassy.gov

17 December 2008

Samsat Depok

Awalnya, hari ini ingin bangun tidur agak siang karena tidak masuk kerja, ingin perpanjang pajak motor, tetapi bagaimana mungkin.... pukul 06.00 wib sudah disuruh mandi oleh istri. begitulah sifat sang istri "tidak bisa melihat suami santai" :(


ternyata..., dia ada maunya... minta diantar berangkat kantor hanya sampai ke stasiun kereta api..., supaya hemat biaya...

Setelah mengantar, saya langsung ke kantor Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap).

Prosedur Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor

1. Fotocopy
Fotocopy BPKB (Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor)

Fotocopy KTP (Kartu Tanda Penduduk)
Fotocopy STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) & terakhir
Fotocopy Bukti Pembayaran Pajak Terdahulu

Masing-masing copy rangkap 1 (satu)

Saya sarankan, untuk poses fotocopy sebaiknya di loket yang ada di kantor samsat. Murah, hanya Rp. 3.000,- saja. Semua biaya sudah termasuk 1 (satu) buah stofmap. Berkasnya sudah dirapikan (di straples dan disusun) oleh petugasnya. So... kita tidak usah repot merapihkan, bisa langsung bawa stofmap ke loket pembayaran.

Jangan lupa untuk memeriksa berkas tersebut benar milik kita, sebelum menaruh berkas di loket. Jangan sampai tertukar. Prosentase berkas tertukar sepertinya kecil, karena melihat ketertiban antrian di tempat fotocopy. Walaupun begitu, harus tetap hati-hati...

Selanjutnya, BPKB Asli harus disimpan kembali sedangkan KTP, STNK dan Bukti Pembayaran Pajak Terdahulu (yang asli) dilampirkan di berkas tadi, dijadikan satu stofmap bersama copynya. Tenang, Hal tersebut sudak dilakukan petugas di loket fotocopy.

Durasi antri di loket fotocopy tidak lama. Saya antri tidak lebih dari 15 menit. Mungkin masih pagi karena saya tiba di kantor Samsat sebelum pukul 07.00 wib (rajin sekali...).

2. Loket Penerimaan Berkas
Letakkan berkas tersebut di loketyang bertuliskan "Perpanjangan Kendaraan Roda 2 dan Roda 4"


Aha..., di loket ada tulisan warna putih, cukup besar dengan media akrilik warna biru tua, menggantung di plafon gipsum, bunyinya ;
"Proses perpanjangan kendaraan max. 90 menit dari entry data sampai pembayaran pajak (kasir)". What's the meaning?.. karena saya sudah menunggu hampir 30 menit, sedangkan saat menaruh berkas, loket masih tutup, tumpukan berkas sudah menumpuk didepan loket. Loket baru dibuka pukul 07.30 wib.

3. Kasir Pembayaran
Setelah data dientry oleh petugas samsat, berkas digeser ke kasir. Sang Kasir memanggil, saya membayar jumlah yang disebutkan sang kasir, Bukti Pembayaran Pajak yang terkini saya terima.

Proses entry data tidak seperti dulu, entah tahun berapa...(saya lupa) saat saya membayar pajak mobil orangtua. semua data harus kita yang entry, jika kita bingung dan minta bantuan petugas, mereka langsung sigap mempraktekan percaloan.

Lalu...

4. Loket Penyerahan Berkas asli
Saya bergeser ke loket ini untuk menerima KTP, STNK yang asli....

Bagus untuk kinerja petugas dan prosedur pelayanan di samsat, cukup cepat dan tanpa calo.

Banyak dari masyarakat daerah Depok yang ingin mengurus sendiri surat-surat kendaraannya. Semua bisa dilakukan dalam satu kantor yaitu di kantor Samsat daerah. Hanya saja ada juga sebagian yang belum mengetahui dimana letak kantor Samsat-nya.

bagi pemilik kendaraan di Depok, Kantor Samsat Depok terdapat di Jl. Merdeka, Depok II. Patokannya melalui Jl. Margonda Raya, lurus saja ke arah Kantor Polres Depok. Setelah Polres ada pertigaan, lalu belok kiri. Ikuti jalan sampai melewati kali Ciliwung, tidak lama akan ada pertigaan kembali. Setelah itu belok kiri masuk ke Jl. Merdeka. Nanti kantor Samsat ada di samping kantor Kecamatan.

by the way, apakah ada cara pembayaran pajak motor yang online?

Selesai.....